Tutup Rangkaian Pokjar Demokrasi dan Pengawasan Pemilu 2026, Bawaslu Pemalang Gelar Simulasi Sidang Adjudikasi
|
Pemalang ~ Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pemalang kembali menggelar Kelompok Belajar (Pokjar) Demokrasi dan Pengawasan Pemilu Tahun 2026 pada Kamis (27/8/2026). Kegiatan yang menjadi bagian akhir dari rangkaian Pokjar tersebut diisi dengan praktik simulasi sidang adjudikasi penyelesaian sengketa proses Pemilu.
Kegiatan dipandu oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Pemalang, Chairul Umam, S.H.I., selaku Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa. Peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung tahapan persidangan adjudikasi, mulai dari pembacaan tata tertib, pembacaan permohonan, penyampaian jawaban Termohon, pemeriksaan alat bukti, pemberian keterangan saksi dan ahli, hingga pembacaan putusan adjudikasi.
Simulasi tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman praktis kepada peserta dalam memahami mekanisme penyelesaian sengketa proses Pemilu. Seluruh peserta terlibat secara aktif dengan menjalankan peran masing-masing dalam tahapan persidangan yang disimulasikan.
Chairul Umam menjelaskan bahwa praktik simulasi menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran karena peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga dapat melihat dan mempraktikkan secara langsung alur penyelesaian sengketa.
“Melalui simulasi ini, peserta tidak hanya memahami tahapan sidang adjudikasi secara teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman bagaimana proses tersebut dilaksanakan, mulai dari pembacaan permohonan sampai dengan pembacaan putusan,” ujar Umam.
Menurutnya, pemahaman terhadap hukum kepemiluan dan mekanisme penyelesaian sengketa merupakan bagian penting dalam membangun kapasitas pengawasan Pemilu. Peserta diharapkan mampu memahami bahwa setiap proses penyelesaian sengketa harus dilakukan secara terukur, berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta menjunjung prinsip keadilan dan kepastian hukum.
“Harapannya, pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama Pokjar dapat menjadi bekal bagi peserta untuk memahami demokrasi, kepemiluan, sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran untuk ikut mengawal proses demokrasi secara partisipatif,” lanjutnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada para peserta Kelompok Belajar Demokrasi dan Pengawasan Pemilu Tahun 2026 oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Pemalang, Chairul Umam, S.H.I.
Penyerahan sertifikat tersebut sekaligus menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan Pokjar Demokrasi dan Pengawasan Pemilu Tahun 2026 yang telah dilaksanakan sebagai ruang pembelajaran dan peningkatan kapasitas peserta dalam memahami demokrasi serta pengawasan Pemilu.
Penulis : Soumy Mubarok
Foto : Bayu Hernowo
Editor : Chairul Umam, S.H.I, Syaefudin Juhri, S.H.