Bawaslu Pemalang Gelar Ngabuburit Pengawasan, Bahas Penguatan Integritas SDM Pengawas Pemilu
|
Pemalang – Bawaslu Kabupaten Pemalang kembali menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan pada Selasa (10/3/2026). Kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa ini menghadirkan Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Diklat Bawaslu Kabupaten Pemalang, Mustaghfirin, S.Pd.I, sebagai narasumber untuk membahas penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengawas pemilu.
Dalam kesempatan tersebut, Mustaghfirin menyampaikan bahwa selama bulan suci Ramadan, aktivitas kelembagaan di Bawaslu Kabupaten Pemalang tetap berjalan sebagaimana biasanya. Berbagai kegiatan rutin seperti apel, rapat koordinasi, hingga pelaksanaan program dari Bawaslu RI dan Bawaslu Provinsi tetap dilaksanakan.
Namun demikian, menurutnya terdapat nilai tambahan pada bulan Ramadan, yakni penguatan aspek spiritual dan peningkatan ketakwaan bagi seluruh jajaran pengawas pemilu.
“Di bulan Ramadan ini tentu ada nilai plus, yaitu peningkatan keimanan dan ketakwaan. Dengan iman yang kuat dan kualitas spiritual yang baik, hal itu akan berdampak positif terhadap pelaksanaan tugas pengawasan pemilu maupun pilkada,” ujar Mustaghfirin.
Ia menjelaskan bahwa integritas pengawas pemilu sangat berkaitan erat dengan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan. Menurutnya, seseorang yang memiliki spiritualitas kuat cenderung lebih bertanggung jawab dan profesional dalam menjalankan tugas.
“Orang yang memiliki keimanan dan ketakwaan yang kuat insyaallah akan berdampak pada cara dia menjalankan tugas, termasuk dalam melakukan pengawasan pemilu secara profesional dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Lebih lanjut, Mustaghfirin juga memaparkan tantangan yang dihadapi Bawaslu dalam membangun integritas pengawas pemilu, terutama bagi jajaran pengawas yang bersifat ad hoc. Hal ini karena sebagian besar pengawas pemilu di tingkat kecamatan hingga tempat pemungutan suara (TPS) direkrut hanya pada saat tahapan pemilu atau pilkada berlangsung.
Di Kabupaten Pemalang sendiri, jumlah pengawas yang harus direkrut dan dibina cukup besar. Pada Pemilu sebelumnya, tercatat terdapat sekitar 4.687 pengawas TPS yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Pemalang.
“Ini menjadi tantangan bagi kami di Divisi SDM bagaimana memastikan para pengawas, baik di tingkat kecamatan, desa, maupun TPS, memiliki integritas yang kuat sejak proses rekrutmen hingga pelaksanaan tugas pengawasan,” jelasnya.
Selain melalui proses seleksi, Bawaslu Kabupaten Pemalang juga melakukan berbagai kegiatan untuk membangun integritas dan kebersamaan di lingkungan kerja, seperti program Jumat Sehat, Jumat Berkah, serta kegiatan keagamaan berupa tausiah dan doa bersama.
“Melalui kegiatan-kegiatan tersebut kita ingin membangun kebersamaan sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan, karena integritas juga lahir dari nilai-nilai spiritual yang kuat,” pungkasnya
Kegiatan Ngabuburit Pengawasan menjadi salah satu sarana Bawaslu Kabupaten Pemalang untuk memperkuat literasi pengawasan sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui dialog santai dan refleksi nilai-nilai kebangsaan serta keagamaan selama Ramadan.
Penulis : Soumy Mubarok
Editor : Syaefudin Juhri, S.H.