Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Pemalang Luncurkan Kelompok Belajar Demokrasi dan Pengawasan Pemilu

LaunchingPokjar2026

Ketua Bawaslu Pemalang (Sudadi) saat meresmikan program Kelompok Belajar (Pokjar) Demokrasi dan Pengawasan Pemilu di Kantor Bawaslu Kabupaten Pemalang

Pemalang, #HaloSahabatBawaslu, Dalam upaya meningkatkan literasi demokrasi dan kepemiluan di masyarakat, Bawaslu Kabupaten Pemalang resmi meluncurkan program Kelompok Belajar (Pokjar) Demokrasi dan Pengawasan Pemilu di Kantor Bawaslu Kabupaten Pemalang, Senin (11/05/2026).

Program tersebut diresmikan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Pemalang, Sudadi, yang sekaligus membuka kegiatan perdana Pokjar Demokrasi dan Pengawasan Pemilu. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis Bawaslu Kabupaten Pemalang dalam memperkuat pemahaman masyarakat mengenai demokrasi, kepemiluan, serta pentingnya partisipasi publik dalam pengawasan pemilu.

Dalam sambutannya, Sudadi menyampaikan bahwa Kelompok Belajar Demokrasi dan Pengawasan Pemilu dibentuk sebagai ruang diskusi dan pembelajaran yang berkelanjutan bagi peserta untuk memperdalam wawasan mengenai demokrasi dan kepemiluan.

“Program Kelompok Belajar Demokrasi dan Pengawasan Pemilu ini kami hadirkan sebagai wadah diskusi, bertukar gagasan, sekaligus sarana peningkatan literasi demokrasi dan kepemiluan. Harapannya, peserta tidak hanya memahami regulasi dan proses pemilu, tetapi juga mampu menjadi agen pendidikan demokrasi di lingkungan masing-masing,” ujar Sudadi.

Menurutnya, penguatan literasi demokrasi menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kualitas demokrasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hak serta kewajibannya sebagai warga negara. Selain itu, pemahaman yang baik mengenai kepemiluan juga diharapkan dapat mendorong lahirnya partisipasi masyarakat yang lebih aktif dalam mengawal setiap tahapan pemilu.

Usai peluncuran program, kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan jadwal pelaksanaan pembelajaran, kontrak belajar, serta penyusunan mekanisme kegiatan yang telah disepakati bersama oleh seluruh peserta. Pada kesempatan tersebut juga diperkenalkan kurikulum pembelajaran yang akan disampaikan secara bertahap selama satu semester ke depan.

Materi yang akan diberikan dalam program ini mencakup berbagai tema terkait demokrasi, kepemiluan, pengawasan partisipatif, regulasi pemilu, hingga isu-isu aktual yang berkaitan dengan penyelenggaraan dan pengawasan pemilu. Seluruh materi dirancang untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada peserta melalui pendekatan diskusi, kajian, dan pembelajaran kolaboratif.

Sudadi berharap program ini dapat menjadi forum pembelajaran yang produktif dan berkelanjutan bagi seluruh peserta.

“Melalui kelompok belajar ini, kami ingin membangun budaya belajar bersama mengenai demokrasi dan pengawasan pemilu. Dengan pemahaman yang semakin baik, diharapkan akan tumbuh kesadaran kolektif untuk menjaga integritas demokrasi dan berpartisipasi aktif dalam pengawasan pemilu,” tambahnya.

Peluncuran Kelompok Belajar Demokrasi dan Pengawasan Pemilu menandai komitmen Bawaslu Kabupaten Pemalang dalam mengembangkan pendidikan pengawasan dan memperkuat partisipasi masyarakat. Melalui program ini, diharapkan lahir sumber daya yang memiliki pengetahuan kepemiluan yang baik, kritis terhadap dinamika demokrasi, serta mampu berkontribusi dalam mewujudkan pemilu yang demokratis, berintegritas, dan berkeadilan.

Penulis : Soumy Mubarok, Bayu Hernowo

Editor : Syaefudin Juhri, S.H.