Lompat ke isi utama

Berita

Ngabuburit Pengawasan, Bawaslu Pemalang Tekankan Nilai Puasa untuk Perkuat Integritas Pengawas Pemilu

MustaghfirinEp2

Anggota Bawaslu Kabupaten Pemalang (Mustaghfirin) saat menyampaikan Kultum Pengawasan pada Acara Ngabuburit Pengawasan

Pemalang – Bawaslu Kabupaten Pemalang menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan ini menjadi bagian dari program nasional Bawaslu yang dilaksanakan untuk memperkuat nilai-nilai integritas pengawas pemilu dalam menyongsong Pemilu 2029.

Dalam kesempatan tersebut, Selasa (3/03/2026) disampaikan materi bertajuk “Nilai-Nilai Puasa dalam Membentuk Integritas Pengawas Pemilu Menyongsong Pemilu 2029.” Kegiatan ini menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai spiritual sebagai landasan moral dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu.

Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa ibadah puasa tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga mengandung nilai-nilai yang dapat diterapkan dalam tugas pengawasan pemilu. Setidaknya terdapat tiga nilai utama dari ibadah puasa yang relevan dengan pembentukan integritas pengawas pemilu, yaitu nilai pengabdian, kejujuran, dan kedisiplinan.

“Puasa mengajarkan nilai pengabdian. Seorang pengawas pemilu harus bekerja dengan niat mengabdi kepada bangsa dan negara, bukan semata-mata berorientasi pada materi atau jabatan. Dengan pengabdian yang tulus, pengawasan pemilu dapat dilakukan secara maksimal dan menghasilkan pemilu yang berkualitas,” Terang Mustaghfirin.

Selain itu, puasa juga menanamkan nilai kejujuran karena ibadah puasa bersifat personal dan hanya diketahui oleh individu yang menjalankannya serta Allah SWT. Nilai kejujuran ini dinilai sangat penting bagi pengawas pemilu agar dapat menjalankan tugas pengawasan secara objektif dan berintegritas.

“Ketika seseorang terbiasa dengan kejujuran melalui ibadah puasa, maka sikap tersebut akan terbawa dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu. Pengawas yang jujur akan menghasilkan pengawasan yang lebih kredibel,” tambahnya.

Nilai lainnya yang ditekankan adalah kedisiplinan. Puasa mengajarkan umat untuk disiplin terhadap waktu, mulai dari sahur hingga berbuka. Sikap disiplin ini dinilai relevan dengan tugas pengawas pemilu yang harus menjalankan fungsi pencegahan, pengawasan, hingga penindakan secara tepat waktu dan sesuai ketentuan.

Melalui kegiatan Ngabuburit Pengawasan ini, Bawaslu Kabupaten Pemalang berharap nilai-nilai puasa dapat tertanam dalam diri para pengawas pemilu, sehingga mampu membentuk pengawas yang berintegritas, profesional, dan kredibel dalam menjalankan tugas pengawasan menuju Pemilu 2029.

Dengan pengawas yang berintegritas, diharapkan penyelenggaraan pemilu dapat berlangsung lebih berkualitas dan pada akhirnya memperkuat demokrasi yang mampu menghadirkan keadilan, kemakmuran, serta kesejahteraan bagi masyarakat.

Penulis : Soumy Mubarok

Editor : Syaefudin Juhri, S.H.